Kamis, 15 November 2012

GALAU DAN OBAT GALAU

Hemmm….. asli penulis tak bermaksud mengumbar kegalauan, apalagi emitologi galau itu belum juga bisa persis dianalisa dalam sebuah kerangka skema,( hadehh ribettt), tapi yang jelas teori galau biasanya terjadi disaat kita sendiri dan persis sedang tertipa masalah, entah masalah keuangan. Pekerjaan, karir, masalah cinta, sampe masalah ketauan selingkuh. Persoalan persoalan diatas sebenarnya sudah menjadi persoalan empidemik atau boleh juga masalah yang akan dirasakan oleh manusia, sebab manusia saat dilahirkan kalimat yang keluar adalah tangisan, dan tahukah kita tangisan kita saat dilahirkan adalah tangisan penyesalan yang telah di gariskan Tuhan pada saat kita berusia 40 hari didalam kandungan. Memang banyak kalangan menapikkan teori ini bila bicara berfikir secara logika, namun tidak jika dikaji dalam agama, saya rasa kita sudah tau qada dan qadar. Takdir memang tidak bisa ditolak, dan takdir adalah ssebuah garis dimana kita wajib menjalani seperih atau sesuka apapun, dan jika takdir itu perih dan kita bisa menjalaninya maka IsyaAllah takdir itu akan membuat kita berada dalam syurga terindah yang dijanjikan Allah. Kembali kepersoalan galau yang dituliskan sebelumnya, galau hanya dapat diobati dengan menjalankan suatu kegiatan, bukan justru memikirkannya, karena kalau sudah masuk dalam ranah galau maka kecil kemugkinan ada jala keluar atas masalah tersebut. Misalnya seorang cewek yang diputuskan pacarnya, diaterlihat murung memikirkan memory salama perjalanan cinta mereka dan Al hasil galau membuat sang wanita menghabisi hidupnya, dan itu artinya dia adalah manusia lemah yang tidak mampu hidup dalam cobaan. Cara yang benar menghadapi kegalauan adalah dengan mencarikegiatan atau ikut kegiatan apapun, misalnya berkumpul bersama teman teman, atau mengerjakan pekerjaan rumah. Kalau saya, ruang galau selalu diisi dengan mengambil cangkul dan mencangkul halaman belakangg rumah hingga keringat bercucuran, alhasil dalam keadaan galau tidak justru membuat saya kurus kering tapi membuat sehat, walaupun dalam hati galau tetap terjadi. Paling tidak dengan memanfaatkan ruang galau dengan membuat sebuah kegiatan mampu membuat kita lupasejenak dengan persoaan yang digalaukan, atau minimal menyenggangkan waktu galau yang biasa kita gunakan untuk pekerjaan yang lebih bermanfaat. Celakanya ada yang menghubungi saya dan bertanya bukankah dengan mencri hiburan atau bekerja tidak membuat persoalan itu hilang (galau.red) saya katakana tepat sekali, mencari hiburan atau bekerja acul tanah sepertisaya paling tidak bisa membuat perasaan kita, dan biasanya kegalauan itu akan muncul lagi dimalam hari saat kita hendak terlelap disinilah ending memecahkan kegalauan. Tes dan coba saja, ketika waktu galau kita tiba, maka ambil air panas seduh teeh apa saja, nyalakan computer dan menulislah, karena menulis adalah tempat yang paling cerdas untuk menumpahkan kemarahan ketimbang harus menumpahkannya di facebook ataupun tweet ini sangat penting gua menjaga hubungan social terlebih dunia maya, adalah dunia tanpa batas yang jelas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar